Hari ini Denia yang belum genap berusia 4 tahun ikut lomba mewarnai pertama kali…bener-bener pertama kali. Denia khan baru mewarnai hanya di tempat bermain dan di rumah bareng sama mbu, ayah dan adiknya.
Jadi, kita (ayah dan mbu) menawari Denia untuk mengikuti lomba mewarnai. Menawarkan suatu kegiatan pada anak merupakan kebiasaan kami jika kegiatan tersebut melibatkan anak-anak kami. Hal ini dilakukan bahkan ketika Denia dan Qila dalam kandungan. Belajar berkomunikasi meskipun si anak memang belum bisa berbicara. Belajar bagaimana berpartisipasi.
Nah….dalam lomba mewarnai kami berharap supaya Denia dapat mengenal konsep kompetisi. Menurutku soal menang dan kalah itu berkembang setelah si anak memiliki kemampuan. Jadi mauku konsep kompetisi ada seiring dengan pemahaman mengenai proses. Tidak hanya menilai melalui hasil akhir saja
Kami juga berharap dapat mengukur kemampuan Denia dalam berekspresi melalui warna-warni yang Denia pilih sendiri. Aku gak mau ada di sampingnya untuk kemudian mengarahkan (mendikte) bagaimana cara memilih warna dan mencampurnya. Aku membiarkan Denia untuk mencari caranya sendiri untuk memenuhi ruang dalam gambar yang sudah disediakan. Yang penting mewarnai tidak keluar garis dan penuh….bukan berdasarkan metode siapa atau cara bagaimana yang diajarkan oleh guru mewarnai. Bukankah ekspresi itu menggambarkan diri sendiri termasuk ekspresi mewarnai. Semua punya cara sendiri yang tidak bisa dibandingkan mana yang lebih baik….
Ternyata dalam lomba mewarnai ini, Denia juga menunjukkan semangat kemandirian. Di saat sebagian teman-temannya masih didampingi orangtuanya, Denia sudah berani untuk ditinggal. Aku dan ayahnya hanya memberitahu di saat akan memasuki ruangan“Denia, Ibu dan Ayah menunggu tapi tidak di ruangan sini ya..di bawah. Nanti kalau sudah selesai baru dijemput. Waduh …..bangganya melihat anakku sudah berani untuk menghadapi lingkungan baru sendiri . Mensiapkan peralatan gambar sendiri.
Sebenarnya gak PD…melihat teman-temannya yang membawa perlengkapan gambar yang demikian lengkap. Satu kotak besar yang isinya crayon dengan warna-warni lengkap banget. Denia khan bawanya peralatan menggambar standar…crayon isi 12 batang
Akhirnya ketika waktu lomba mewarnai sudah selesai…baru kami menjemput. Surprise…Denia ternyata mewarnai jauh lebih rapi apabila dibandingkan ketika berada di rumah dan di tempat bermain…(kenapa ya!!). Terharu…
Sampai rumah pun Denia jadi kecanduan untuk mewarnai. Biasanya, untuk meminta Denia mewarnai harus dengan segala bujuk rayu….huah…ternyata manfaat lain dari lomba adalah memotivasi si anak untuk berkembang lebih baik. Ini yang aku tunggu-tunggu…semengat mengenalkan kompetisi adalah proses. Berkembang menjadi lebih baik.
At the end…kami (ayah dan ibu) rasanya sangat puas, terharu, bangga dll..tak bisa dibayangkan rasanya. Pokoke seneng banget….melihat apa yang kami targetkan belajar kompetisi terpenuhi. Membuat Denia makin termotivasi untuk jadi lebih baik lagi. Semoga ke depannya Denia bisa menjaga motivasi….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar